Posted in Musik

Bye Bye (and Welcome Back), Toto!


Setelah berkiprah di duna musik selama 31 tahun, band asal Amerika, Toto, yang pernah pentas di Indonesia dua kali, akhirnya resmi membubarkan diri. Pernyataan resmi dibuat oleh frontman, gitaris dan vokalis Steve Lukather di situsnya pada tanggal 6 Juni 2008. Lukather, sebagai satu-satunya personel yang masih bertahan dalam formasi Toto, baik di studio maupun panggung sejak pertama berdiri di tahun 1977, mengumumkan pengunduran dirinya dari Toto yang sekaligus menjadi akhir dari band tersebut.

Sepanjang kariernya, Toto mencapai sukses di awal perjalanannya, album Toto (1978) mencapai predikat dobel platinum dan menghasilkan hit top 10, Hold the Line (#5). Sukses terbesar dicapai saat merilis album Toto IV (1982) yang mencapai tripel platinum, menghasilkan tiga hit top 10, Rosanna (#2), Africa (#1), dan I Won’t Hold You Back (#10), dan memenangkan 6 Grammy Awards termasuk untuk album terbaik dan rekaman terbaik (Rosanna).

Pergantian personel terutama untuk vokalis dan menurunnya popularitas di Amerika mewarnai perjalanan Toto memasuki dekade 90-an. Meninggalnya drumer Jeff Porcaro di tahun 1991 nyaris mengakhiri perjalanan grup ini, sebelum masuknya Simon Phillips. Masuknya kembali vokalis Bobby Kimball di tahun 1999 sempat memberi angin segar bagi band ini. Namun, menurunnya kondisi kesehatan David Paich (keyboard) yang membuatnya tidak bisa mengikuti tur dan kecelakaan yang dialami Mike Porcaro (bass) membuat Steve Lukather merasa tidak lagi sanggup mempertahankan Toto. Album terakhir mereka, Falling in Between (2006) sebenarnya memperlihatkan spirit baru Toto yang mengingatkan pada masa awal kejayaan mereka dulu. Formasi terakhir Toto adalah: Steve Lukather (Gitar, Vokal), David Paich (Keyboard, vokal), Mike Porcaro (Bass), Simon Phillips (Drum), Bobby Kimball (Vokal), dan Greg Phillinganes (Keyboard, vokal). Leland Sklar pemain bass yang sering bermain untuk Phil Collins menggantikan Mike Porcaro untuk tur Falling in Between Live. Bye Bye, Toto!

UPDATE (09-02-11):
Ternyata, Toto belum habis. Sakit yang diderita Mike Porcaro mendorong band ini bersatu kembali untuk melakukan konser amal bagi pemain bassnya ini di tahun 2010. Kali ini dengan formasi: Steve Lukather (gitar, vokal), David Paich (kibor, vokal), Simon Phillips (drum), Steve Porcaro (Kibor), dan Joseph Williams (vokal). Nathan East mengisi posisi Mike Porcaro, dan dua penyanyi latar ditambahkan: Mabvuto Carpenter dan Jory Steinberg. Tur singkat di Eropa ini sukses, dan menginspirasi Lukather untuk melanjutkan tur di musim panas 2011 dan sekaligus menghidupkan kembali Toto dengan formasi 2010.

2 thoughts on “Bye Bye (and Welcome Back), Toto!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s