Posted in Musik

The Rutles, Versi Plesetannya The Beatles


The Beatles, tidak diragukan lagi, adalah salah satu dari band terbesar dunia, bahkan mungkin yang terbesar. Sejak pertama kali pemunculannya di blantika musik internasional hingga bubar di tahun 1970, lagu-lagunya masih tetap disukai dan menginspirasi artis musisi hingga sekarang. Bulan September 2009 kemarin, semua album studio mereka dirilis ulang dalam format CD, dalam format stereo dan mono.Sampul Album The Rutles (1978)

Popularitas The Beatles tak ayal memunculkan banyak artis yang menyanyikan ulang lagu mereka, atau sedikit banyak terpengaruh gaya bermusik maupun menulis lagu yang terinspirasi oleh The Beatles. Di sisi lain, muncul pula band-band yang sengaja meniru mereka dalam penampilan dan menyanyikan lagu-lagu mereka di panggung. Di Indonesia kita mengenal Bharata Band yang hanya menyanyikan lagu-lagu The Beatles dan dikenal sebagai The Beatles Indonesia. Nah, di Inggris ada satu band yang meniru habis-habisan The Beatles, bernama The Rutles, namun dengan semangat ‘plesetan’ alias parodi. Grup ini memarodikan penampilan, lagu, album, sampai film The Beatles.

Penampilan pertama The Rutles adalah pada acara komedi Rutland Weekend Television yang dibintangi komedian Eric Idle. Kesuksesan The Rutles berlanjut dengan dirilisnya film All You Need Is Cash (1978) lengkap dengan album soundtracknya. Dalam film ini, formasi The Rutles adalah: Neil Innes (Ron Nasty/John Lennon), Eric Idle (Dirk McQuickly/Paul McCartney), Rikki Fataar (Stig O’Hara/George Harrison), dan John Halsey (Barry Wom/Ringo Starr). George Harrison bahkan tampil dalam film ini sebagai seorang reporter TV yang mewawancarai juru bicara band, Eric Manchester. Album soundtracknya dimainkan oleh Innes (gitar, vokal), Fataar (gitar), Halsey (drum), bersama dua musisi ain: Ollie Halsall (gitar, vokal) dan Andy Brown (bass). Album soundtracknya berisi 20 lagu yang semuanya memarodikan lagu-lagu The Beatles, di antaranya: Ouch! (Help!), Piggy in the Middle (I Am the Walrus), dan Get Up and Go (Get Back). Salah satu lagu, Cheese and Onions (A Day in the Life) malah sempat disangka oleh fans merupakan salah satu lagu The Beatles (John Lennon) yang belum dirilis!

Tahun 1996, The Rutles bereuni untuk merilis film dan album Archaeology, bertepatan dengan reuni The Beatles dalam album dan film Anthology. Tahun 2010, seorang fans membuat Rutles Lunch, sebuah album yang terinspirasi dari album The Beatles Love (2006).

2 thoughts on “The Rutles, Versi Plesetannya The Beatles

    1. Salam Beatles juga…

      Saya barusan download album pertama mereka, musiknya plek sama, hanya liriknya diplesetkan. Satu lagu Rutles bisa meniru satu atau lebih lagu The Beatles.
      Lebih lanjut silakan ke Wikipedia atau situs resminya (rutles.org)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s