Posted in Musik

Antara 1000 (A Thousand) Miles dan Sewu Kutho


Konon, orang Jawa hanya bisa menghitung sampai 1000, sehingga jumlah yang sangat banyak akan “dibulatkan” menjadi 1000 atau dalam bahasa Jawanya “sewu”. Di Semarang ada sebuah gedung milik PT KA yang terkenal dengan sebutan Lawang Sewu atau Seribu Pintu. Julukan yang diberikan karena gedung itu punya banyak ruang/kamar, dan terlihat dari jauh adalah pintu-pintu kamar tersebut yang jumlahnya saking banyaknya pun dibulatkan oleh masyarakat menjadi seribu (jumlah persisnya, kurang dari seribu).

Ternyata, orang barat pun tidak jauh berbeda, paling tidak dalam dunia sastra/musik. Buktinya, ada lagu berjudul 1000 Miles (Kimberly Frank, 1994) dan A Thousand Miles (Vanessa Carlton, 2002) yang menyebut jarak seribu mil (1 mil adalah sekitar 1,6 Km) untuk menyebut jarak yang sangat jauh. Dalam konteks kedua lagu itu, mungkin saja jaraknya tidak sampai 1000 mil.

Di Indonesia sendiri, kita mengenal lagu Sewu Kuto yang dipopulerkan oleh penyanyi campursari Didi Kempot. Lagu ini versi aslinya berjudul Hanya Sekejap, ditulis oleh (alm) Arie Wibowo dan dirilis dalam album Bill & Brod berjudul Kodok pun Ikut Bernyanyi (1987). Versi Didi Kempot mengalihbahasakan liriknya menjadi Bahasa Jawa dan mengubah judulnya menjadi Sewu Kuto yang diambil dari baris pertama lirik lagu ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s