Posted in Musik

(One of the) Worst Album of All Time?


Well, seperti halnya penentuan album terbaik sepanjang masa, album terburuk sepanjang masa mungkin akan memancing perdebatan panjang. Di sini memang tidak akan dikeluarkan daftar panjang album terburuk, penyusunnya mungkin akan menyerah setelah mendengarkan beberapa album! Lagipula, yang akan dibahas hanya satu (atau dua) album (sebenarnya sebuah bootleg) dari Elvis Presley. Seorang bootlegger (pembuat album bootleg) merilis sebuah kompilasi pada tahun 1982 dengan judul (maaf) Elvis’ Greatest Shit, yang berisi lagu-lagu terburuk yang pernah direkam oleh Elvis. Kebanyakan isinya adalah soundtrack film, ditambah outtake (rekaman gagal) beberapa lagu. Salah satunya adalah Can’t Help Falling in Love yang di bagian akhirnya terdengar  Elvis meneriakkan (maaf) “Aw, shiiiiiiiit!

Album ini digarap dengan serius bagaikan parodi, sampulnya memperlihatkan foto Elvis yang telah meninggal dalam peti mati, ditambah subjudul 50,000,000 Elvis Fans Can Be Wrong, adalah pelesetan album kompilasi 50,000,000 Elvis Fans Can’t Be Wrong.  Di dalam kemasan, ada kopi resep dari dokter pribadi Elvis, dr. Nichopolous, label rekamannya tercantum sebagai RCA Victim (plesetan dari label Elvis, RCA Victor) dengan logo (maaf) anjing (maskot RCA) yang muntah di atas gramofon. Sang pembuat album, dikenal dengan nama “Richard”, juga membuat album lain, The Beatles vs The Third Reich dan The Dark Side of the Moo, yang merupakan plesetan dari album The Beatles dan Pink Floyd.

Namun demikian, agaknya album ini masih belum seburuk album (resmi) Elvis di tahun 1974, Having Fun with Elvis On Stage, yang hanya berisi ucapan-ucapan Elvis di antara menyanyikan lagu d atas panggung, tanpa satu detik pun terdengar Elvis menyanyikan lagu! Manajer Elvis, Kolonel Parker merilis album ini secara independen dan menjualnya hanya di konser Elvis sebelum diedarkan secara resmi oleh RCA. Album ini bahkan disebut sebagai worst rock album ever dalam buku The Worst Rock and Roll Records of All Time (1991) karya Jimmy Guterman dan Owen O’Donnell, meskipun album ini jelas-jelas bukan album rock n’ roll! (sumber: Wikipedia).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s