Posted in Musik

Supergrup


Dalam dunia industri musik, dikenal satu istilah supergrup, yang didefinisikan sebagai kelompok (musik) yang beranggotakan musisi (artis musik) yang telah mencapai sukses sebelumnya sebagai artis solo, anggota band, atau bisa juga sosok non-musisi yang terkenal di bidang lain. Lebih lanjut didefinisikan bahwa supergrup ini harus pernah merilis satu album (penuh) dan bukan hasil dari pergantian personel dalam satu band. Meskipun begitu, didefinisikan juga supergrup yang hanya tampil dalam satu pertunjukan, dan supergrup untuk kepentingan amal. Karena personel-personel supergrup ini umumnya sangat kompeten dalam bermusik, supergrup umumnya tidak bertahan lama, dan para personelnya tidak mustahil akan membentuk supergrup baru. Band Cream yang dibentuk di tahun 1966 sering disebut sebagai supergrup pertama. Band yang beranggotakan Eric Clapton (The Yardbirds, John Mayall & The Bluesbreakers), Jack Bruce (Graham Bond Organisation, Manfred Mann), dan Ginger Baker (Graham Bond Organisation) merilis empat album dan bubar di tahun 1968. Clapton dan Baker kemudian membentuk Blind Faith bersama Steve Winwood dan Ric Grech, yang juga disebut sebagai supergrup. Contoh supergrup lain yang cukup dikenal: Crossby, Stills, Nash & Young, Emerson, Lake & Palmer, Asia, Traveling Wilburys, Mr Big, Audioslave, Velvet Revolver, dan fun.
Cream (kiri ke kanan: Ginger Baker, Jack Bruce, dan Eric Clapton) (Sumber: wikipedia)

Di Indonesia, konsep supergrup ini mulai muncul di tahun 1976 (?) saat Denny Sabri memunculkan band Superkid yang beranggotakan: Deddy Stanzah (The Rollies, Giant Step, God Bless), Deddy Dores (Freedom of Rhapsodia, Giant Step, God Bless), dan Jelly Tobing (C’Blues, Menstril’s). Band ini merilis sekitar 8 album sampai tahun 1988. Deddy Dores dan Jelly Tobing kemudian membentuk supergrup lain, Lipstick, bersama Harry Soebardja (Giant Step) dan Atauw. Lipstick sempat merilis tiga album. Jika di dekade 80-an tidak terlalu banyak lahir supergrup, kecuali yang bersifat charity (Suara Persaudaraan) dan “keroyokan vokalis” (7 Bintang, Pakarock, WAM), maka memasuki dekade 90-an ada beberapa supergrup yang cukup berkibar: Swami, Kantata, Adegan, Dalbo, Gong 2000, EdanE, Ahmad Band, dan Gank Pegangsaan. Namun memang, penggunaan istilah supergrup tidak ditonjolkan dalam hal ini. Untuk dekade 2000-an sampai kini, mungkin hanya The Dance Company (Ariyo Wahab, Nugie, Pongki Barata, dan Baim) yang memenuhi kriteria supergrup. Di era 80-an juga sempat muncul supergrup yang dibentuk khusus untuk mengikuti North Sea Jazz Festival 1987, yang dinamakan Wongemas (Gold Guys).

Superkid (kiri ke kanan: Deddy Stanzah, Jelly Tobing, Deddy Dores) (sumber: gwmusic.wordpress.com)

Berikut ini sedikit rangkuman supergrup di Indonesia (untuk supergrup barat silakan lihat artikel di wikipedia):

  • Superkid: Deddy Stanzah (The Rollies, Giant Step, God Bless), Deddy Dores (Freedom of Rhapsodia, Giant Step, God Bless), Jelly Tobing (C’Blues, Menstril’s)
  • Wongemas: Bambang Nugroho (Bhaskara), Joko WH (Bhaskara), Mates (Bhaskara), Inang Noor Said (Emerald), Embong Rahardjo, Candra Casmala, Jacky
  • Gank Pegangsaan: Keenan Nasution (Guruh Gypsy, God Bless, Badai Band), Debby Nasution (Guruh Gypsy, God Bless, Barong’s Band, Badai Band), Harry Sabar, Harry Minggoes (Hookerman, Silver Train, Cockpit), Fariz RM (Badai Band, Symphony, WOW!, Transs, Jakarta Rhythm Section, Super Digi), Molly Gagola, Sitoresmi Prabuningrat
  • Swami: Iwan Fals, Sawung Jabo (Sirkus Barock), Innisisri (Sirkus Barock), Naniel K. Yakin (Leo Kristi), Nanoe
  • Lipstick: Deddy Dores (Freedom of Rhapsodia, Giant Step, God Bless, Superkid), Jelly Tobing (C’Blues, Menstril’s, Giant Step, Superkid), Harry Soebardja (Giant Step), Atauw
  • Kantata: Iwan Fals (Swami), Sawung Jabo (Sirkus Barock, Swami), Setiawan Djodi (Trenchem), WS Rendra, Yockie Suryo Prayogo (God Bless, Badai Band, The Mercy’s)
  • Adegan: Hari Moekti (Makara), Indra Lesmana (Krakatau), Gilang Ramadhan (Krakatau), Mates (Bhaskara), Donny Suhendra (Krakatau, Dimensi)
  • Gong 2000: Ian Antono (Bentoel, God Bless), Ahmad Albar (Clover Leaf, God Bless), Donny Fattah (God Bless, D&R, Donny Fattah & Friends, Kantata), Harry Anggoman, Yaya Muktio (Cockpit)
  • EdanE: Eet Syahranie (SuperDigi, God Bless, Cynomadeus), Ecky Lamoh (Elpamas), Fajar Satritama (Cynomadeus), Iwan Xaverius (Jet Liar)
  • Dalbo: Iwan Fals (Swami, Kantata), Sawung Jabo (Sirkus Barock, Swami, Kantata), Innisisri (Sirkus Barock, Swami), Naniel K. Yakin (Leo Kristi, Swami), Nanoe (Swami), Toto Tewel (Elpamas)
  • Ahmad Band: Ahmad Dhani (Dewa 19), Andra Ramadhan (Dewa 19), Bongky (Slank), Pay (Slank), Indra Qadarsih (Slank), Bimo (Netral)
  • The Dance Company: Ariyo Wahab, Nugie (ALV), Pongki Barata (Jikustik), dan Baim (Ada Band)

One thought on “Supergrup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s