Posted in Musik

Dari NTRL, Noah ke Setia Band: Kisah Ganti Nama Band


Penggemar musik rock alternatif di Indonesia pasti mengenal band Netral dengan frontman mereka yang plontos, Bagus. Pada bulan Oktober 2015 mereka merilis album ke-13 berjudul 11/12, sekaligus berganti nama menjadi NTRL. Saat mengumumkan penggantian nama, tidak diketahui secara pasti penyebabnya. Pada akhir bulan November 2015, mantan pemain drum Netral, Bimo, mengumumkan pembentukan band “baru” dengan nama Netral. Pada kesempatan itu pula, Bimo membuka latar belakang pembentukan band barunya itu sekaligus penggantian nama band Netral ke NTRL. Bahwasanya, Bimo sebagai pendiri band Netral di tahun 1992 bersama Bagus dan Miten (alm), menagih royalti penggunaan nama Netral kepada Bagus, dan hasilnya akan diserahkan kepada keluarga Miten. Namun, Bagus dan rekan-rekannya memilih untuk mengubah nama band menjadi NTRL.


Soal pergantian nama band akibat perubahan personel bukan yang pertama kali terjadi. Beberapa yang cukup menonjol di antaranya:

  1. Peterpan: Dibentuk pertama kali di tahun 1997 dengan nama Topi, Mereka berganti nama menjadi Peterpan di tahun 2000 dan mulai melejit sejak muncul di album kompilasi 2002 Malam dengan single Mimpi yang Sempurna. Perpecahan dalam grup berakhir dengan keluarnya Andika (kibor), yang merupakan pendiri grup, dan Indra (bass) pada tahun 2006 yang selanjutnya membentuk The Titans. Sesuai kesepakatan, hak atas nama Peterpan tetap dipegang Andika sehingga personel yang tersisa: Ariel, Uki, dan Lukman harus mengganti nama band menjadi Noah yangresmi digunakan pada tahun 2012.
  2. ST 12: Dibentuk pada tahun 2004, ST 12 melejit lewat aliran musik “Melayu Pop” bersama band seperti Kangen Band, Armada, Matta, dll. Pada tahun 2011, grup ini pecah, vokalis Charly dan gitaris Pepeng kemudian membentuk Setia Band. Pepep kemudian melanjutkan ST 12 dengan merekrut personel baru.
  3. KLa Project: Didirikan pada tahun 1988 oleh kuartet Katon Bagaskara, Lilo (Romulo Radjadin), Adi Adrian, dan Ari Burhani, mereka langsung melejit lewat single Tentang Kita dari kompilasi 10 Bintang Nusantara. Album kedua mereka di tahun 1991 semakin meroketkan nama KLa Project lewat lagu Yogyakarta. Ari Burhani keluar setelah album kedua, belakangan kembali sebagai manajer. Saat Lilo memutuskan keluar di tahun 2003 dan membentuk XOTX bersama Simon, Katon dan Adi merekrut tiga personel baru dan mengubah nama menjadi NuKla. Kurang suksesnya album NuKla maupun XOTX membuat kedua band baru ini vakum selama 5 tahun sebelum Lilo kembali bergabung dengan Katon dan Adi sekaligus mengembalikan nama band ke KLa Project di tahun 2009 yang ditandai rilis album mini KLa Returns.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s