Fenomena Viral “Africa” (by Toto)


Mereka yang lahir, dibesarkan, dan mengalami era 80-an, terutama di tahun 1982-83 tentu mengenal band asal California, Amerika Serikat, Toto. Didirikan pada tahun 1978 oleh sekumpulan musisi session (studio) seperti Jeff Porcaro, David Paich, Steve Lukather, Steve Porcaro, David Hungate, dan vokalis Bobby Kimball, album perdana mereka, Toto (1978), melahirkan hit Hold the Line yang menduduki posisi kelima di tangga lagu Billboard. Toto juga dinominasikan sebagai pendatang baru terbaik dalam ajang penghargaan Grammy Award. Dua album berikutnya, Hydra (1979) dan Turn Back (1980) melahirkan sejumlah hit seperti 99 dan Goodbye Elenore, namun gagal mengulangi sukses album perdana dan singel Hold the Line. Pihak label mereka pun “mengancam” untuk memutus kontrak mereka jika album selanjutnya gagal di pasaran. Sesi rekaman album Toto selanjutnya pun menjadi ajang pertaruhan masa depan band ini. Di antara lagu yang direkam untuk album mereka yang kemudian dirilis dengan judul Toto IV itu adalah sebuah lagu yang kemudian dikenal sebagai Africa. Ditulis oleh David Paich dan Jeff Porcaro, lirik lagu ini mencerminkan proses pembuatannya, mengenai seorang yang menulis tentang benua Afrika tanpa pernah menginjakkan kakinya di sana. David Paich menulis lirik lagunya diilhami oleh advertorial Unicef mengenai kelaparan di Afrika dan percakapannya dengan para misionaris yang pernah bertugas di Afrika, dimana mereka merestui (blessing) segala sesuatu, termasuk hujan. Personel Toto yang lain membenci (lirik) lagu ini dan ramai-ramai menolak lagu ini dimasukkan dalam album Toto IV. Bagi Steve Porcaro dan Steve Lukather, bait lirik tentang Serengiti dan …I bless the rains down in Africa… tidak masuk akal. Seorang eksekutif CBS (label rekaman Toto) meyakinkan grup ini bukan hanya untuk memasukkan Africa dalam Toto IV, tapi juga merilisnya sebagai singel. Africa akhirnya dimasukkan dalam Toto IV, direkam paling akhir dan ditempatkan di urutan terakhir dalam album tersebut, dengan lagu unggulan mereka, Rosanna, di urutan pertama. And the rest is history… Africa menjadi hit nomor satu di tangga lagu Billboard pada awal tahun 1983, mengalahkan hit mereka sebelumnya Rosanna, yang memenangkan penghargaan Grammy Award untuk Rekaman Terbaik, yang hanya menduduki posisi kedua di tahun 1982.

Popularitas Toto sejak itu terus menurun, bahkan sempat membubarkan diri di tahun 2008 sebelum muncul kembali dua tahun kemudian, namun hit-hit mereka, terutama Africa masih tetap menjadi lagu yang mencerminkan dekade 80-an. Tak dinyana, di tahun 2018 ini lagu itu kembali menjadi perbincangan dan  menjadi fenomena viral di internet dan media. Berawal dari penggunaan lagu ini dalam serial Netflix, Stranger Things, seorang penggemar band Weezer “meneror” band idolanya itu untuk membawakan lagu ini (cover version). Makan waktu enam bulan, termasuk rilis lagu Rosanna (hit Toto yang lain) oleh Weezer sebelum rilis Africa oleh Weezer di bulan Mei 2018 lengkap dengan video klip yang dibintangi oleh “Weird Al” Yankovic. Africa versi Weezer ini menduduki posisi ke-51 di Billboard Hot 100 dan posisi pertama di Billboard Alternative Songs Airplay Chart. Toto kemudian merilis cover version lagu Weezer, Hash Pipe, sebagai balasannya. Fenomena online juga melibatkan akun (bot) Twitter, @africabytotobot yang menge-twit sebaris lirik lagu ini tiap hari sejak Agustus 2016, situs ibless.therains.downin.africa yang memainkan video klip lagu ini terus-menerus (looping) sejak Agustus 2017, sederet cover version, dan juga internet meme.  Africa juga diperdengarkan di PBB saat penganugerahan Lifetime Achievement Award kepada uskup Desmond Tutu dan saat pemakaman Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela. Lagu ini tercatat sudah didengarkan 400 juta kali via Spotify dan sejumlah yang hampir sama disaksikan video klipnya via YouTube. Terima kasih pada fenomena ini, Africa yang sebelum tersertifikasi Gold di tahun 1991 kini tersertifikasi Platinum. Bless the rains in Africa indeed…

(NB: Jangan lewatkan penampilan live Toto di Johannesburg, Afrika Selatan saat membawakan Africa di akhir tulisan ini)

Africa
(David Paich / Jeff Porcaro)
I hear the drums echoing tonight
But she hears only whispers of some quiet conversation
She’s coming in, 12:30 flight
The moonlit wings reflect the stars that guide me towards salvation
I stopped an old man along the way
Hoping to find some long forgotten words or ancient melodies
He turned to me as if to say,
“Hurry boy, it’s waiting there for you”
It’s gonna take a lot to take me away from you
There’s nothing that a hundred men or more could ever do
I bless the rains down in Africa
Gonna take some time to do the things we never had
The wild dogs cry out in the night
As they grow restless, longing for some solitary company
I know that I must do what’s right
As sure as Kilimanjaro rises like Olympus above the Serengeti
I seek to cure what’s deep inside, frightened of this thing that I’ve become
It’s gonna take a lot to drag me away from you
There’s nothing that a hundred men or more could ever do
I bless the rains down in Africa
Gonna take some time to do the things we never had
Hurry boy, she’s waiting there for you
It’s gonna take a lot to drag me away from you
There’s nothing that a hundred men or more could ever do
I bless the rains down in Africa
I bless the rains down in Africa
(I bless the rain)
I bless the rains down in Africa
(I bless the rain)
I bless the rains down in Africa
I bless the rains down in Africa
(Ah, gonna take the time)
Gonna take some time to do the things we never had

© Sony/ATV Music Publishing LLC, Kobalt Music Publishing Ltd

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.