Gerry Marsden (1942 – 2021)


Well, untuk mengawali tahun 2021 ini, satu lagi kabar duka dalam dunia musik dengan meninggalnya musisi Gerry Marsden. Ia mungkin tidak begitu dikenal di Indonesia, begitu pula band yang didirikannya di tahun 60-an, Gerry and the Pacemakers. Namun, saat Anda menyebut lagu You’ll Never Walk Alone, hampir semua orang terutama pemerhati sepak bola, khususnya fan klub Inggris Liverpool FC akan mengacungkan tangan tinggi-tinggi. Lagu tersebut bukanlah karya Marsden, melainkan duo Richard Rogers dan Oscar Hammerstein II yang menulisnya untuk pertunjukan musikal Carousel di tahun 1945. Lagu tersebut menjadi terkenal dan direkam ulang oleh sejumlah artis, namun versi Gerry and the Pacemakers-lah yang menjadi versi definitif, terutama bagi fan klub Liverpool FC.

Gerry Marsden dilahirkan di Liverpool pada 24 September 1942 dan mendirikan band Gerry and the Mars Bars pada ahun 1959 bersama saudaranya Freddie (drum), Les Chadwick (bass) dan Arthur McMahon (piano, digantikan oleh Les Maguire di tahun 1961). Mereka berharap mendapatkan sponsor dari produsen coklat Mars Bar, namun alih-alih Mars corporation malah menuntut mereka. Gerry and the Mars Bars akhirnya berganti nama menjadi Gerry and the Pacemakers. Band ini kemudian mengasah kemampuan mereka di klub Tavern dan juga di Hamburg, Jerman bersama band asal Liverpool lainnya, The Beatles. Kedua band ini kemudian menandatangani kontrak manajemen dengan Brian Epstein. Saat merekam single petama dan keduanya, The Beatles menolak merilis lagu karya Mitch Murray, How Do You Do It?, dan memilih lagu-lagu karya Lennon/McCartney, Love Me Do dan Please Please Me. Lagu How Do You Do It? kemudian direkam oleh Gerry and the Pacemakers dan dirilis sebagai single perdana mereka. Alhasil, Love Me Do mencapai posisi ke-17 dan Please Please Me menduduki posisi kedua sementara How Do You Do It? menduduki posisi pertama. Dua single Gerry and the Pacemakers berikutnya, I Like It (juga ditulis oleh Mitch Murray) dan You’ll Never Walk Alone juga menduduki posisi pertama yang menjadikan mereka artis pertama yang menempatkan tiga single pertamanya di posisi pertama tangga lagu Inggris. Band asal Liverpool lainnya, Frankie Goes to Hollywood menyamai pencapaian ini di tahun 1985.

And the rest is history… The Beatles kemudian mencetak hit nomor satu lewat single ketiganya, From Me to You, dan mencapai sukses yang bertahan hingga kini. Gerry and the Pacemakers, yang saat itu dianggap sebagai rival terberat The Beatles, tidak pernah lagi mencetak hit nomor satu, hanya tiga hit top 10: I’m the One (posisi ke-2), Don’t Let the Sun Catch You Crying (posisi ke-6) dan Ferry Cross the Mersey (posisi ke-8), ketiganya ditulis oleh Gerry Marsden. Gerry and the Pacemakers akhirnya bubar di tahun 1967, dan dibentuk kembali tahun 1972. Setelah itu, Gerry Marsden bermain dalam pertunjukan musikal Charlie Girl, dan merekam ulang dua hitnya untuk keperluan amal: You’ll Never Walk Alone (1985) setelah tragedi kebakaran stadion Bradford dan Ferry Cross the Mersey (1989) setelah kerusuhan di stadion Hillsborough. Kedua rilis tersebut menduduki posisi pertama di tangga lagu Inggris. Gerry Marsden meninggal dunia pada 3 Januari 2001, meninggalkan seorang istri dan dua putri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.